Bimbingan Belajar Elektronic (BBE), sebuah usaha untuk mengenalkan kepada siswa sistem pembembelajaran yang menarik berbasis ICT yang diperkirakan akan menggeser dominasi LBB konvensional.
Perkembangan Komputer
HP menghadirkan TouchSmart IQ500 Series PC. Komputer multimedia ini menawarkan semua kemudahan dan kenyamanan berkomputasi, terutama karena merupakan pelopor untuk dukungan layar sentuh (touch screen). Kehadiran layar sentuh memberikan pengalaman digital yang sangat berbeda. Pengguna dengan mudah mengakses berbagai fungsi dan program hanya dengan sentuhan jari atau sapuan di atas layar beresolusi tinggi.
Yang menyenangkan, HP TouchSmart ini telah dilengkapi software khusus untuk menikmati foto, video atau musik, sehingga pengguna tidak emerlukan program lain. Tampilannya juga sangat inspiratif dan menghibur. Pengguna dapat langsung membuka sampul album yang tersusun secara tiled fashion atau fan view, dan sebuah sentuhan dapat langsung memutar yang ingin didengar. Sementara itu, selain untuk melihat foto, software ini juga telah dilengkapi fungsi sunting foto mendasar, seperti cropping, editing, atau membagi foto, serta meng-uploadnya langsung ke web tanpa memerlukan bantuan keyboard atau mouse.
Untuk spesifikasi, HP telah membenamkan semua komponen terbaik di seri TouchSmart ini. Selain menggunakan layar berdefini si tinggi berukuran 22 inci, kinerja PC ini juga sangat bertenaga dan sekaligus efisien dengan hadirnya prosesor Intel Core2 duo dalam desain tunggal yang terintegrasi. Sementara itu,sebagai penyempurna interior ruangan, PC ramping dengan sentuhan akhir berwarna hitam piano yang dippercantik dengan side-panel espresso ini sangat elegan. Kebutuhan komputasi dan multimedia, HP TouchSmart IQ500 Series ini juga dapat digunakan untuk menonton TV dan terhubung ke internet. Wajar jika PC ini menjadi teman beraktifitas seluruh anggota keluarga.
Orang Indonesia Super Kreatif
Kata siapa kita kekurangan orang kreatif? Kalau saya (Andi S Boediman) bertemu dengan orang Singapura, mereka terheran-heran dengan kehebatan orang kita. Daya survival kita luar biasa. Kalau orang kita tinggal di Singapura, mungkin semua sudah jadi konglomerat. Sebaliknya, kalau orang Singapura tinggal di sini, mati semua karena dikasih fasilitas terlalu banyak.”
Pernyataan tokoh industri kreatif Andi S Boediman itu tidak dimaksudkan sebagai hiperbola. Bagaimana tidak? Dalam istilah dia dan para pengamat industri kreatif, orang Indonesia tak ada matinya. Sampah dan limbah disulap jadi produk bernilai jual sangat tinggi di pasar ekspor. Di industri musik, hampir setiap minggu ada band dan artis baru bermunculan dengan genre dan keunikan tersendiri.
suarasurabaya.net| Industri kreatif mampu berkontribusi terhadap product domestic bruto (PDB) nasional. Industri kreatif sangat cocok dikembangkan di Indonesia sebagai industri padat karya.
Mengutip laporan yang dirilis Departemen Perdagangan, ANDI S BOEDIMAN Strategic Innovation Consultant, Creative Industry Evangelist di sela pembukaan Digital Studio Pucang, Sabtu (17/01), mengatakan industri kreatif dalam negeri menduduki peringkat ke-9 dari 10 lapangan usaha utama yang didefinisikan Biro Pusat Statistik.
Laporan tersebut disusun berdasarkan kontribusi PDB sektoral atas dasar harga konstan tahun 2000, untuk periode 2002-2006. Rata-rata, nilai kontribusi industri kreatif pada tahun 2002-2006 adalah Rp 79,08 trilyun, atau sebesar 4,74% dari total nilai PDB nasional. Kontribusi PDB terbesar pada tahun 2006 yakni sebesar Rp 86,914 trilyun atau 4,71% dari total PDB nasional.
Resiko dan sukses itu ibarat madu dan lebah. Keduanya berjodoh. Yang satu terkait dengan yang lainnya. Jika anda mau mendapatkan madunya, anda harus mau ambil resiko tersengat lebah. Kalau anda tak mau tersengat namun tetap ingin mendapatkan madunya, anda bisa menggunakan pakaian khusus yang menutupi tangan dan wajah anda. Itulah yang disebut mengelola resiko atau yang biasa disebut dengan istilah manajemen resiko.
Kalau di bisnis internet bagaimana mengelola resikonya? Yang perlu diketahui, dalam bisnis apapun, baik bisnis internet maupun non-internet, resiko itu mutlak ada. Tak bisa sama sekali dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalkannya. Agar kita bisa mengelola resiko, menerapkan manajemen resiko dalam bisnis internet perlu dilakukan.
Bisnis dan teknologi selalu berjalan beriringan. Dulu waktu internet pertama kali muncul, langsung e-commerce menggeliat. Situs web menjadi sarana memperkenalkan produk dan berpromosi. Sekarang saat heboh-hebohnya blogging, blog pun tak ketinggalan menjadi sarana baru berbisnis. Suatu hal yang wajar. Karena bila digambarkan bisnis itu sendiri punya sifat ulet, pantang berhenti, dan adaptif. Artinya, setiap terjadi perubahan, otomatis bisnis ikut menyesuaikan diri. Langsung saja bagaimana tips sukses menjual (apapun) lewat blog?